Graffity
Graffity, yang dibayangkan oleh orang tua adalah seni murahan, tidak ada manfaat dan hanya mengotorkan dinding kota tapi sebenarnya itu adalah tanggapan yang salah. Graffity adalah seni yang tinggal seperti yang kita lihat, dengan campuran warna yang menarik dan bentuk yang abtraks hanya saja tidak ada tempat untuk membuatnya makanya banyak orang membuat di dinding kota kota.
Graffity sebagai seni :
Adanya kelas-kelas sosial yang terpisah terlalu jauh menimbulkan kesulitan bagi masyarakat golongan tertentu untuk mengekspresikan kegiatan seninya. Akibatnya beberapa individu menggunakan sarana yang hampir tersedia di seluruh kota, yaitu dinding.
Graffity sebagai seni :
Adanya kelas-kelas sosial yang terpisah terlalu jauh menimbulkan kesulitan bagi masyarakat golongan tertentu untuk mengekspresikan kegiatan seninya. Akibatnya beberapa individu menggunakan sarana yang hampir tersedia di seluruh kota, yaitu dinding.
Pendidikan kesenian yang kurang menyebabkan objek yang sering muncul di grafiti berupa tulisan-tulisan atau sandi yang hanya dipahami golongan tertentu. Biasanya karya ini menunjukkan ketidak puasan terhadap keadaan sosial yang mereka alami.
Meskipun grafiti pada umumnya bersifat merusak dan menyebabkan tingginya biaya pemeliharaan kebersihan kota, namun grafiti tetap merupakan ekspresi seni yang harus dihargai. Ada banyak sekali seniman terkenal yang mengawali kariernya dari kegiatan grafiti.
Sejarah singkat graffity :
Penasaran tentang kata Graffiti saya mulai mencari tau tentang asal mula kata itu tersebut dari sumber-sumber yang ada seperti teman saya yang sudah banyak memberi cerita tentang graffiti, kata Graffiti itu berasal dari bahasa Yunani yaitu "Graphein" atau bahasa idonesianya "Menuliskan".
Graffiti adalah salah satu unsur Elemen dari Budaya Hip-Hop yang sampai sekarang masih banyak yang orang yang membuat atau melukis tulisan yang menghiasi dinding, pada tahun 1970'an graffiti sudah ada di Amerika dan Eropa dan akhirnya meluas ke berbagai kota di Eropa, Graffiti pada tahun tersebut adalah sebagai ekspresi yang di curahkan ke dinding untuk untuk menandakan indentitas diri atau identitas kelompok Gang yang pada zaman itu selalu ada Gang yang ingin memperkuat wilayah kekuasaannya, di kota tersebut selalu ada pertikaian dan semakin banyak coretan di dinding berupa Graffiti, di kota New York The Bronx, San Diego dan California Graffiti termasuk perbuatan ilegal karena pendapat waktu itu sangat buruk untuk menilai Graffiti karena banyaknya pertikaian antar Gang dan merusak tembok, pintu rumah dan alat tranportasi yang ada pada waktu itu.
Graffiti pada tahun 1970'an ada dua jenis, yang pertama kita sebut saja Graffiti Gang, yang menulis nama Gang dengan menghias pola dan tulisan dengan nama kelompok Gang itu agar terlihat bagus, semakin bagus Graffiti itu, semakin banyak juga orang yang ingin bergabung menjadi anggota kelompok Gang di kota itu, dan persaingan antar Gang untuk memperluas kekuasaan semakin meluas ke berbagai kota di Eropa. Yang ke dua adalah "Tagging" berupa tanda tangan pembuat, bukan tanda tangan yang ada di kertas lho, Graffiti Tagging ini adalah sebuah nama orang yang membuat signature yang ada di dinding atau di tempat lainya semata-mata hanya untuk menujukan kepada semua orang, semakin banyak Tagging di kota itu, semakin terkenal juga orang itu, Graffiti Tagging tersebut ada yang berkelompok dan ada juga yang hanya satu orang.
Graffiti adalah salah satu unsur Elemen dari Budaya Hip-Hop yang sampai sekarang masih banyak yang orang yang membuat atau melukis tulisan yang menghiasi dinding, pada tahun 1970'an graffiti sudah ada di Amerika dan Eropa dan akhirnya meluas ke berbagai kota di Eropa, Graffiti pada tahun tersebut adalah sebagai ekspresi yang di curahkan ke dinding untuk untuk menandakan indentitas diri atau identitas kelompok Gang yang pada zaman itu selalu ada Gang yang ingin memperkuat wilayah kekuasaannya, di kota tersebut selalu ada pertikaian dan semakin banyak coretan di dinding berupa Graffiti, di kota New York The Bronx, San Diego dan California Graffiti termasuk perbuatan ilegal karena pendapat waktu itu sangat buruk untuk menilai Graffiti karena banyaknya pertikaian antar Gang dan merusak tembok, pintu rumah dan alat tranportasi yang ada pada waktu itu.
Graffiti pada tahun 1970'an ada dua jenis, yang pertama kita sebut saja Graffiti Gang, yang menulis nama Gang dengan menghias pola dan tulisan dengan nama kelompok Gang itu agar terlihat bagus, semakin bagus Graffiti itu, semakin banyak juga orang yang ingin bergabung menjadi anggota kelompok Gang di kota itu, dan persaingan antar Gang untuk memperluas kekuasaan semakin meluas ke berbagai kota di Eropa. Yang ke dua adalah "Tagging" berupa tanda tangan pembuat, bukan tanda tangan yang ada di kertas lho, Graffiti Tagging ini adalah sebuah nama orang yang membuat signature yang ada di dinding atau di tempat lainya semata-mata hanya untuk menujukan kepada semua orang, semakin banyak Tagging di kota itu, semakin terkenal juga orang itu, Graffiti Tagging tersebut ada yang berkelompok dan ada juga yang hanya satu orang.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar